Mengenal Aplikasi Cek Bansos Kemensos & Cara Menggunakannya

Untuk meningkatkan roda perekonomian negara, pemerintah terus memberikan bantuan sosial (bansos) kepada penduduk Indonesia. Melalui kementerian sosial, program bansos yang diberikan kepada masyarakat pun beragam, mulai dari program untuk pendidikan anak hingga kesehatan masyarakat. Kini masyarakat pun bisa melihat update setiap bansos melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos.

Bansos merupakan bantuan dari pemerintah daerah berupa uang atau barang yang diberikan kepada individu hingga kelompok tertentu dengan sifat tidak terus menerus serta selektif. Tujuan pemberian bansos adalah untuk melindungi dan mencegah masyarakat dari terjadinya resiko sosial. Selain itu, bansos diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Bansos yang Diberikan Pemerintah Tahun 2022

Pada tahun 2022, Kemensos berencana untuk memberikan dua jenis bansos untuk masyarakat Indonesia. Yang pertama adalah Program Keluarga Harapan (PKH), yang diberikan sejak Januari 2022 ini. Dan berikutnya adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Apa saja yang didapatkan dari bansos tersebut? Dan apa saja syarat untuk bisa menerima bansos PKH dan BPNT? Berikut adalah penjelasan lebih detail mengenai masing-masing bansos:

1. PKH

PKH merupakan program bantuan sosial yang diperuntukkan keluarga miskin di Indonesia. Salah satu tujuan bansos ini adalah untuk membantu mengatasi kemiskinan yang terjadi di Indonesia. Selain itu, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kehidupan manusia baik dari segi pendidikan maupun kesehatan.

Beberapa syarat untuk menjadi penerima PKH 2022, adalah berasal dari keluarga miskin, terdapat ibu hamil atau sedang nifas, memiliki anak usia dini hingga SMA, lanjut usia dan penyandang disabilitas. Apabila termasuk dalam salah satu kategori tersebut, maka orang tersebut bisa mendaftarkan diri menjadi penerima PKH. Untuk nominalnya sendiri beragam, mulai dari Rp 900.000 hingga paling banyak Rp 3.000.000.

Bansos akan diberikan secara bertahap, sebanyak tiga bulan sekali dalam setahun. Rencananya, bansos akan diberikan pada Januari, April dan terakhir pada bulan Juli hingga Oktober 2022. Jika ingin mengetahui siapa saja yang berhak menerima bansos beserta jumlahnya, maka masyarakat bisa mengunduh aplikasi Cek Bansos Kemensos.

2. Bantuan Pangan Non Tunai

Bansos berikutnya yang juga akan disalurkan pada tahun 2022 adalah Bantuan Pangan Non Tunai. Sesuai namanya, ini merupakan bantuan dari pemerintah yang diberikan dalam bentuk non tunai kepada para peserta Keluarga Penerima Manfaat. Untuk pencariannya, bantuan akan diberikan setiap bulan dengan nominal Rp 200.000 per bulan. Jadi jika ditotal, penerima berhak mendapatkan Rp 2.400.000/tahun.

Untuk bisa mendapatkan bantuan tersebut, maka peserta harus berasal dari masyarakat miskin atau rentan. Selain itu bansos ini diberikan kepada pihak-pihak terkait yang terdampak Covid-19 dan kehilangan pekerjaannya. Jika ada yang kehilangan pekerjaannya akibat Vovid-19, maka jangan lupa untuk menunjukkan bukti pemberhentian kerja dari tempat bekerja sebelumnya.

Bansos ini juga tidak diberikan kepada ASN, Polri maupun TNI. Selain itu, peserta juga tidak boleh terdaftar dalam program bansos yang lainnya. Apabila bisa memenuhi semua persyaratan tersebut, maka masyarakat bisa mengusulkan atau mendaftarkan diri menjadi penerima.

Sama halnya dengan PKH, masyarakat Indonesia bisa melihat status kepesertaannya dalam bansos BPNT melalui aplikasi Cek Bansos. Jika sudah terdaftar, maka akan ada keterangan periode penerimaan bansos. Sedangkan bagi mereka yang belum terdaftar, dapat mendaftarkan diri langsung menggunakan aplikasi atau secara offline.

Mengenal Aplikasi Cek Bansos Kemensos & Informasi di Dalamnya

Kementerian Sosial (Kemensos) kin telah meluncurkan aplikasi Cek Bansos Kemensos. Dengan adanya aplikasi ini, pemerintah berharap bahwa masyarakat dapat melakukan pengecekan terhadap bansos yang diberikan oleh pemerintah secara mandiri. Hal ini tentunya akan mempermudah masyarakat dalam mendapatkan berbagai jenis informasi.

Salah satu informasi yang bisa didapatkan oleh penduduk Indonesia ketika mengunduh aplikasi ini adalah daftar nama penerima atau peserta setiap program bansos. Ketika pemerintah meluncurkan program bansos, masyarakat tinggal masuk ke dalam aplikasi dan melihat data penerima bansos berdasarkan wilayah domisilinya.

Selain dapat melihat data diri, pengguna juga bisa mengetahui penerima bansos yang lainnya. Pemilik akun tidak hanya bisa melihat data penerima bansos, namun juga bisa usul atau sanggah daftar peserta yang ada. Untuk melakukan hal ini, pengguna harus menyertakan bukti sebagai bentuk pertanggung jawaban.

Contohnya, apabila ada orang yang berhak menerima bansos namun tidak terdaftar dalam daftar peserta, maka pengguna bisa menggunakan fitur usul yang ada pada aplikasi termasuk diri sendiri. Sebaliknya, jika ada yang dirasa tidak tepat sasaran, maka orang tersebut juga bisa dilaporkan dengan aplikasi sanggah. Dengan adanya fitur ini, diharapkan masyarakat dapat membantu pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial kepada orang yang tepat.

Untuk bisa mendapatkan seluruh manfaat diatas, maka pengguna harus mengunduh aplikasi Cek Bansos Kemensos terlebih dahulu. Selanjutnya, daftarkan diri dengan melakukan registrasi serta memenuhi seluruh persyaratan yang dibutuhkan. Apabila registrasi berhasil, maka pengguna bisa mengakses berbagai menu serta fitur yang ada pada aplikasi.

Cara Registrasi Menjadi Peserta Aplikasi Cek Bansos Kemensos

Bagi yang tertarik untuk menjadi peserta bansos, maka ada dua cara untuk mendaftar. Yang pertama adalah dengan medatangi kantor kelurahan.  Sedangkan yang kedua adalah mendaftar secara online melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos. Untuk proses yang cepat dan mudah, mendaftar melalui online merupakan pilihan terbaik. Nah, bagi yang tertarik menjadi peserta bansos, berikut adalah cara registrasinya:

1. Menyiapkan Dokumen & Persyaratan yang Dibutuhkan

Jika ingin mendaftar menjadi peserta aplikasi, maka dibutuhkan beberapa dokumen seperti KTP, NIK, Kartu Keluarga (KK), foto diri memegang KTP dan email. Dokumen ini nantinya akan dibutuhkan oleh petugas untuk melakukan verifikasi ulang. Oleh karena itu, pastikan untuk mengambil gambar kedua dokumen tersebut dengan terang dan jelas.

Khusus untuk email, pastikan sudah memiliki email sebelum melakukan regitrasi. Karena untuk melakukan registrasi, pengguna diharuskan memasukkan email yang dimiliki. Nantinya, email dan segala update mengenai bansos pemerintah pun akan dibagikan melalui email. Jadi, bagi yang belum memiliki email, pastikan untuk membuatnya terlebih dahulu.

2. Mengunduh Aplikasi Cek Bansos Kemensos

Selanjutnya, unduh Cek Bansos Kemensos melalui Play Store di ponsel masing-masing. Ketika mencari aplikasi ini PlayStore, pastikan bahwa aplikasi yang akan diunduh merupakan yang resmi dan besutan dari Kementerian Sosial. Pasalnya, kini ada banyak aplikasi serupa yang juga mengatasnamakan kementerian sosial.

Nama Aplikasi Cek Bansos Kemensos
Versi 1.0.6
Update 12 Maret 2022
Ukuran 6,4 M
Link Download https://play.google.com/store/apps/details?id=id.go.kemensos.pelaporan&hl=in&gl=US

3. Melakukan Registrasi

Apabila aplikasi sudah terinstall, maka klik tombol buat akun baru yang ada di tengah layar. Untuk bisa menggunakan aplikasi ini, maka pengguna baru harus mendaftarkan diri terlebih dahulu. Jika tidak, maka data yang diinginkan tidak akan sinkron dengan program pemerintah.

Untuk melakukan registrasi, isi semua data yang diminta oleh aplikasi mulai nama lengkap, alamat domisili serta KTP hingga nomor HP. Pastikan untuk mengisi semua data dengan benar agar proses validasinya sesuai dengan data yang diinput. Selanjutnya, jangan lupa untuk mengunduh dokumen yang dibutuhkan seperti foto hingga Kartu Keluarga (KK).

Apabila semua data yang diminta sudah terisi, maka pendaftar akan diberikan kode OPT yang dikirim ke email yang didaftarkan. Bukalah email yang sudah didaftarkan untuk melihat kode OPT. Jika sudah mendapatkan kodenya, masukkan ke dalam aplikasi, kemudian data akan diverifikasi oleh server. Apabila registrasi berhasil, maka pengguna bisa menggunakan fitur yang ada pada aplikasi. Jika kode OPT tidak masuk ke dalam email, maka cobalah untuk refresh halaman kembali agar kode OPT dapat dikirimkan lagi.

Cara Melihat Kepesertaan Dalam Bansos

Jika sudah terdaftar dalam aplikasi Cek Bansos Kemensos, pengguna bisa melihat status kepesertaannya dalam setiap bansos yang diberikan oleh pemerintah. Untuk melihat status kepesertaan salah satu program bansos, berikut adalah data yang harus dimasukkan:

1. Memasukkan Data Diri

Bagi yang sudah registrasi, maka bukalah menu utama aplikasi. Pada halaman utama tersebut terdapat menu Cek Bansos dimana pengguna bisa melihat apakah mereka terdaftar dalam bansos tersebut atau tidak. Untuk melihat status kepesertaan, maka masukkan data diri seperti provinsi, kota hingga data desa sesuai domisili saat ini. Selanjutnya, klik enter.

2. Memasukkan Jenis Bantuan & Melihat Keterangan

Jika ada program bansos khusus, maka pilihlah nama atau jenis bansosnya. Apabila pengguna terdaftar sebagai penerima, maka akan muncul data serta informasi mengenai sang penerima mulai dari alamat penerima hingga waktu bansos. Pastikan semua data yang muncul sudah sesuai dengan KTP agar bansos dapat disalurkan dengan benar. Apabila bansos tersebut sudah diterima oleh sang peserta, maka statusnya akan menjadi sudah salur. Sedangkan jika bansosnya belum diterima, maka statusnya akan tertulis belum disalurkan.

Sebaliknya, jika nama pengguna tidak ada di dalam daftar tersebut, maka pengguna bisa melakukan megajukan diri menjadi penerima. Namun sebelum melakukan hal ini, pastikan sudah memenuhi semua persyaratan untuk bansos tersebut. Perlu diingat bahwa setiap bansos memiliki persyaratan yang berbeda-beda. Jadi sebelum mengajukan diri atau orang lain, pastikan sudah mengetahui persyaratannya terlebih dahulu.

Fitur Usul-Sanggah & Cara Menggunakannya

Apabila pengguna sudah melihat data peserta penerima bansos dan ternyata tidak terdaftar sebagai penerima, jangan khawatir. Dalam aplikasi Cek Bansos, terdapat dua fitur yang dikenal dengan usul dan sanggah. Fitur ini diluncurkan untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang banyak terjadi, yaitu orang yang berhak mendapatkan bansos namun tidak terdaftar dan yang tidak berhak namun mendapatkan bansos.

Dengan adanya fitur ini, diharapkan masyarakat dapat membantu pemerintah untuk mengawal bansos agar dapat diterima oleh orang yang tepat. Nah bagi yang ingin menggunakan fitur ini, pastikan sudah memiliki ID dan sudah registrasi dalam aplikasi Cek Bansos. Bagi yang sudah registrasi dan ingin melakukan usul-sanggah, berikut adalah penjelasannya:

1. Cek Usul Bantuan

Sebelum memilih fitur usul dan sanggah pemilik akun dapat memastikan terlebih dahulu status orang yang ingin diusulkan atau disanggah. Caranya adalah dengan memilih menu Cek Usulan Bantuan. Selanjutnya, masukkan NIK orang yang akan didaftarkan dan klik enter. Nantinya akan muncul informasi mengenai status orang tersebut dalam program bansos.

Apabila muncul tanda x, maka NIK yang dimasukkan belum pernah diusulkan untuk menjadi penerima bantuan tersebut. Artinya, orang tersebut masih bisa diusulkan untuk menjadi penerima bansos. Sedangkan jika muncul tanda seru (!), maka NIK tersebut sudah pernah diusulkan untuk mendapatkan bansos namun masih dalam proses pengecekan. Jika sudah masuk dalam status ini, maka orang tersebut tidak bisa diusulkan kembali.

Terakhir, jika yang muncul tanda centang hijau (v), maka NIK tersebut sudah diverifikasi dan diterima oleh kelurahan setempat untuk mendapatkan bansos. Apabila orang tersebut sudah diverifikasi untuk mendapatkan bantuan, namun belum pernah menerima bantuannya, maka besar kemungkinan bantuannya masih dalam proses persiapan.

2. Fitur Usul

Bagi masyarakat yang tidak menerima bantuan sosial tertentu dan ingin mengusulkan diri atau orang lain sebagai penerima, maka gunakan fitur usul. Dengan fitur ini, pemilik akun bisa mendaftarkan orang lain, baik keluarga atau non keluarga sebagai penerima. Untuk mendaftarkan orang lain sebagai penerima, berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Klik Menu Kelayakan
  • Klik Tambah Usulan
  • Masukkan data diri sebagai pelapor
  • Masukkan informasi pribadi calon penerima manfaat sesuai dengan data KTP
  • Pilih jenis bantuan sosial yang ingin diberikan
  • Unggah foto KTP serta rumah yang tampak depan (masing-masing 2 foto)

Setelah semua proses diatas selesai dilakukan, maka data tersebut akan divalidasi dan diverifikasi oleh pihak kementerian sosial. Apabila pihak kementerian merasa orang tersebut berhak mendapatkan bansos, maka nama orang tersebut akan langsung muncul pada daftar penerima manfaat. Nantinya calon penerima manfaat tersebut akan mendapatkan pesan melalui SMS jika mereka mendapatkan bansos tersebut.

3. Fitur Sanggah

Jika merasa ada penerima manfaat yang tidak berhak menerima bansos, maka pengguna aplikasi bisa melaporkan orang tersebut dengan fitur sanggah. Untuk bisa menyanggah seorang penerima, berikut adalah beberapa hal yang harus dilakukan pemilik akun aplikasi:

– Membuka data penerima bantuan bansos

– Klik nama atau penerima tertentu

– Klik icon jempol kebawah jika dirasa orang tersebut tidak layak mendapatkan bansos

– Kirim bukti/ bentuk pertanggung jawaban (biasanya berupa foto rumah atau aset lainnya yang dimiliki)

Sama halnya dengan fitur usul, proses ini akan diterima oleh pihak kementerian sosial dan dilakukan validasi-verifikasi. Apabila memang dirasa orang tersebut tidak layak menerima bansos, maka bantuan tersebut akan dihentikan. Penerima dari bansos tersebut pun akan diinformasikan mengenai hal tersebut.

FAQ

Untuk membantu pengguna baru dalam menggunakan aplikasi Cek Bansos Kemensos, berikut adalah beberapa pertanyaan yang paling sering dipertanyakan:

  • Apakah aplikasi Cek Bansos Kemensos berbayar?

Tidak, aplikasi dapat diunduh secara gratis dari Play Store.

  • Apakah aplikasi Cek Bansos Kemensos dapat diunduh dan diinstall di iOS?

Untuk saat ini belum bisa dan hanya tersedia di Android melalui Play Store

  • Apakah data pribadi yang diunggah akan aman?

Aman karena semua data akan disimpan dan tidak disebarluaskan kepada orang lain.

  • Apakah bisa mendaftar secara offline?

Bisa, namun jika ingin proses yang lebih cepat dan ringkas, maka masyarakat bisa mendaftar melalui online dengan mengunduh aplikasi pada ponsel.

  • Apakah harus memiliki email untuk registrasi?

Iya, karena kode OTP akan dikirimkan melalui email

  • Siapa saja yang dapat mengunduh aplikasi?

Semua orang yang menggunakan smartphone berbasis Android

  • Apakah ada perbedaan antara mendaftar online dan offline?

Tidak ada, semua proses dan persyaratan sama

Peluncuran aplikasi Cek Bansos Kemensos ini diharapkan mampu mempermudah masyarakat dalam melakukan tracing bansos yang diberikan oleh pemerintah. Selain itu, dengan aplikasi ini, masyarakat dapat membantu pemerintah dalam mengawasi pemberian bansos agar dapat diterima di tangan yang tepat. Jadi untuk mendapatkan informasi terupdate mengenai bansos kemensos, pastikan untuk mengunduh aplikasi tersebut pada ponsel masing-masing.